<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PruningShears</title>
	<atom:link href="https://www.pruningshears.us/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pruningshears.us</link>
	<description>Berbagai pekerjaan yang paling banyak membutuhkan lulusan sarjana bisa menjadi referensi bagi anda yang sedang menentukan jurusan kuliah, sehingga anda akan mendapatkan kerja lebih mudah.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2026 08:04:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>
	<item>
		<title>Kapan Sebaiknya Lanjut S2 Setelah Mulai Bekerja?</title>
		<link>https://www.pruningshears.us/kapan-lanjut-s2-setelah-bekerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Darnantya Arnawama]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2026 08:04:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog Pekerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pruningshears.us/?p=239</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lanjut S2 bisa mempercepat karier, tapi juga bisa jadi beban kalau waktunya kurang pas. Ini cara menimbang kapan kamu sebaiknya kuliah lagi setelah bekerja.</p>
<p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/kapan-lanjut-s2-setelah-bekerja/">Kapan Sebaiknya Lanjut S2 Setelah Mulai Bekerja?</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah satu atau dua tahun bekerja, banyak lulusan S1 mulai bertanya: perlu tidak sih kuliah lagi? Ada teman kantor yang sudah daftar magister, ada atasan yang menyarankan, ada juga keluarga yang menganggap gelar S2 pasti membuat gaji naik. Wajar kalau kamu jadi bimbang.</p>
<p>Jawabannya tidak sama untuk semua orang. Lanjut S2 bisa jadi langkah yang tepat, tapi juga bisa menghabiskan uang dan tenaga tanpa hasil yang jelas kalau waktunya kurang pas. Berikut cara menimbangnya dengan kepala dingin.</p>
<h2>Pahami Dulu Apa yang Sebenarnya Kamu Dapat dari S2</h2>
<p>Program <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Magister">magister</a> adalah jenjang pendidikan setelah sarjana yang menekankan pendalaman satu bidang, kemampuan riset, dan cara berpikir analitis. Artinya, S2 bukan sekadar &#8220;S1 versi lebih panjang&#8221;. Kamu akan lebih banyak membaca jurnal, menulis, dan mengerjakan tesis.</p>
<p>Karena itu, manfaat terbesarnya biasanya terasa di pekerjaan yang memang menuntut keahlian mendalam, misalnya dosen, peneliti, analis kebijakan, atau posisi spesialis di bidang kesehatan, keuangan, dan teknik. Di banyak pekerjaan lain, pengalaman kerja dan hasil nyata justru lebih dihargai daripada gelar tambahan.</p>
<h2>Tanda Kamu Sudah Siap Kuliah Lagi</h2>
<p>Coba jujur pada diri sendiri. Kamu cenderung siap kalau beberapa hal ini sudah terpenuhi:</p>
<ul>
<li><strong>Kamu tahu tujuan kariernya.</strong> Misalnya ingin pindah ke bagian riset, mengincar jabatan manajerial yang mensyaratkan S2, atau berencana mengajar.</li>
<li><strong>Jurusan pilihanmu nyambung dengan tujuan itu.</strong> Bukan sekadar ikut tren atau memilih yang kuliahnya paling santai.</li>
<li><strong>Kamu sudah punya pengalaman kerja yang cukup.</strong> Pengalaman membantu kamu memahami materi kuliah dan memilih topik tesis yang berguna.</li>
<li><strong>Keuangan dan waktu memungkinkan.</strong> Ada tabungan, beasiswa, atau dukungan kantor, dan jadwal kerjamu masih memberi ruang untuk belajar.</li>
</ul>
<p>Kalau sebagian besar poin di atas masih kabur, menunda bukan berarti kalah. Justru kamu memberi waktu bagi diri sendiri untuk menemukan arah yang lebih jelas.</p>
<h2>Kapan Sebaiknya Ditunda Dulu</h2>
<p>Ada beberapa situasi yang membuat S2 sebaiknya tidak dijadikan prioritas sekarang. Pertama, kalau alasan utamanya adalah bingung mau kerja apa. Kuliah lagi hanya menunda kebingungan itu dua tahun, sementara biaya terus berjalan.</p>
<p>Kedua, kalau kamu baru saja masuk kantor baru dan masih tahap adaptasi. Tahun pertama bekerja adalah masa membangun reputasi. Membagi fokus terlalu cepat bisa membuat kinerja kurang maksimal di dua tempat sekaligus.</p>
<p>Ketiga, kalau biaya kuliah harus ditutup dengan utang besar tanpa gambaran jelas soal kenaikan penghasilan setelah lulus. Hitung dulu dengan realistis, termasuk biaya buku, transportasi, dan kemungkinan berkurangnya waktu lembur.</p>
<h2>Pilihan Format Kuliah untuk Pekerja</h2>
<p>Kabar baiknya, sekarang banyak kampus menyediakan kelas yang ramah untuk karyawan. Beberapa pilihan yang umum:</p>
<ol>
<li><strong>Kelas malam atau akhir pekan.</strong> Cocok kalau jam kerjamu teratur dan kantor dekat dengan kampus.</li>
<li><strong>Kuliah jarak jauh atau campuran.</strong> Sebagian perkuliahan dilakukan daring, sehingga lebih fleksibel untuk yang sering dinas luar kota.</li>
<li><strong>Kuliah penuh waktu dengan cuti atau resign.</strong> Pilihan ini paling intens, biasanya diambil oleh penerima beasiswa penuh atau yang ingin pindah bidang sepenuhnya.</li>
</ol>
<p>Sebelum mendaftar, pastikan program studinya terakreditasi dan tanyakan pada alumni bagaimana beban tugasnya untuk mahasiswa yang juga bekerja.</p>
<h2>Bicarakan dengan Atasan dan Cari Dukungan Biaya</h2>
<p>Banyak orang lupa bahwa kantor bisa jadi sekutu. Beberapa perusahaan punya program bantuan pendidikan, dengan syarat tertentu seperti ikatan dinas beberapa tahun setelah lulus. Tanyakan ke bagian personalia dan baca aturannya dengan teliti sebelum menandatangani apa pun.</p>
<p>Selain itu, ada beasiswa dari pemerintah, kampus, maupun lembaga lain. Mulai cari informasinya jauh hari, karena persiapan seperti tes bahasa, surat rekomendasi, dan esai biasanya butuh waktu beberapa bulan.</p>
<p>Membicarakan rencana kuliah dengan atasan juga membantu soal jadwal. Atasan yang tahu kamu sedang kuliah biasanya lebih mudah diajak mengatur tenggat kerja saat masa ujian atau penyusunan tesis.</p>
<h2>Langkah Kecil Sebelum Memutuskan</h2>
<p>Kalau masih ragu, coba lakukan hal-hal ini selama beberapa bulan ke depan:</p>
<ul>
<li>Ngobrol dengan dua atau tiga orang yang sudah lulus S2 di bidang yang kamu incar, tanyakan apa yang berubah di karier mereka.</li>
<li>Lihat lowongan untuk posisi impianmu, cek apakah S2 benar-benar syarat atau hanya nilai tambah.</li>
<li>Ikut kursus singkat atau kelas umum di bidang itu untuk menguji apakah kamu betah mempelajarinya lebih dalam.</li>
<li>Susun anggaran kasar untuk dua tahun kuliah dan bandingkan dengan tabunganmu.</li>
</ul>
<p>Lanjut S2 itu investasi besar, baik uang, waktu, maupun energi. Keputusan yang paling baik biasanya lahir dari tujuan yang jelas, bukan dari rasa takut tertinggal teman. Kalau tujuanmu sudah terang dan kondisinya mendukung, kuliah sambil bekerja bisa menjadi langkah yang sangat berharga untuk kariermu.</p><p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/kapan-lanjut-s2-setelah-bekerja/">Kapan Sebaiknya Lanjut S2 Setelah Mulai Bekerja?</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Menghadapi Psikotes Kerja Pertama bagi Lulusan D3 dan S1</title>
		<link>https://www.pruningshears.us/cara-menghadapi-psikotes-kerja-pertama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Darnantya Arnawama]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2026 12:32:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog Pekerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pruningshears.us/?p=238</guid>

					<description><![CDATA[<p>Psikotes sering jadi tahap yang paling bikin deg-degan bagi lulusan baru. Kenali jenis tesnya, cara berlatih yang wajar, dan sikap yang perlu kamu jaga di hari tes.</p>
<p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/cara-menghadapi-psikotes-kerja-pertama/">Cara Menghadapi Psikotes Kerja Pertama bagi Lulusan D3 dan S1</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lamaran pertamamu lolos seleksi berkas, biasanya datang undangan yang bikin jantung berdebar: psikotes. Banyak lulusan D3 dan S1 merasa tahap ini paling sulit ditebak, karena tidak ada materi kuliah yang secara khusus menyiapkannya. Kabar baiknya, psikotes bukan ujian hafalan. Dengan memahami tujuannya dan berlatih secukupnya, kamu bisa menghadapinya dengan kepala dingin.</p>
<h2>Apa yang Sebenarnya Diukur Psikotes?</h2>
<p>Psikotes adalah bagian dari <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tes_psikologi">tes psikologi</a> yang dipakai perusahaan untuk melihat kecocokan calon karyawan dengan pekerjaan. Yang dinilai bukan seberapa pintar kamu secara umum, melainkan pola berpikir, cara kerja, dan kecenderungan sikap. Seorang lulusan akuntansi dan lulusan desain bisa mendapat tes yang sama, tetapi hasilnya dibaca berbeda sesuai posisi yang dilamar.</p>
<p>Karena itu, tidak ada hasil yang &#8220;sempurna&#8221;. Perusahaan mencari profil yang pas. Kandidat yang sangat teliti tetapi lambat mungkin cocok untuk bagian administrasi keuangan, sementara kandidat yang cepat dan luwes bisa lebih pas di bagian penjualan.</p>
<h2>Jenis Tes yang Sering Kamu Temui</h2>
<p>Setiap perusahaan punya paket tes sendiri, tetapi beberapa bentuk ini cukup sering muncul di rekrutmen lulusan baru:</p>
<ul>
<li><strong>Tes kemampuan verbal dan numerik.</strong> Soal sinonim, antonim, analogi kata, deret angka, dan hitungan sederhana dalam waktu terbatas.</li>
<li><strong>Tes logika dan penalaran.</strong> Misalnya menarik kesimpulan dari beberapa pernyataan atau melengkapi pola gambar.</li>
<li><strong>Tes ketelitian dan kecepatan.</strong> Kamu diminta menjumlahkan deretan angka berkolom selama beberapa menit. Yang dilihat adalah konsistensi dan daya tahan, bukan hanya jumlah jawaban benar.</li>
<li><strong>Tes menggambar.</strong> Menggambar orang, pohon, atau melanjutkan coretan pada kotak-kotak tertentu.</li>
<li><strong>Tes kepribadian.</strong> Berupa daftar pernyataan yang kamu pilih paling sesuai atau paling tidak sesuai dengan dirimu.</li>
</ul>
<p>Bidang yang mempelajari cara menyusun dan menilai tes seperti ini disebut <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Psikometri">psikometri</a>. Kamu tidak perlu mendalaminya, cukup tahu bahwa tes-tes tersebut dirancang agar jawaban yang dibuat-buat cenderung terlihat tidak konsisten.</p>
<h2>Cara Berlatih yang Masuk Akal</h2>
<p>Latihan berguna supaya kamu tidak kaget dengan format soal dan batas waktunya. Namun, latihan berlebihan sampai menghafal &#8220;jawaban aman&#8221; justru bisa merugikan. Berikut cara berlatih yang lebih sehat:</p>
<ol>
<li><strong>Kenali formatnya dulu.</strong> Coba satu atau dua contoh soal tiap jenis tes supaya kamu paham instruksinya.</li>
<li><strong>Latih hitungan dasar tanpa kalkulator.</strong> Banyak lulusan sudah lama tidak berhitung manual. Sepuluh sampai lima belas menit sehari selama seminggu sudah cukup membantu.</li>
<li><strong>Pakai pengatur waktu.</strong> Kerjakan latihan dengan batas waktu agar terbiasa dengan tekanan, lalu catat bagian mana yang membuatmu tersendat.</li>
<li><strong>Jangan menghafal kunci tes kepribadian.</strong> Jawab sesuai dirimu. Pernyataan yang mirip sering diulang dalam bentuk berbeda, sehingga jawaban yang dipaksakan mudah terlihat.</li>
</ol>
<h2>Persiapan Sehari Sebelum dan Saat Tes</h2>
<p>Kondisi fisik sering lebih berpengaruh daripada jumlah latihan. Tidur cukup di malam sebelumnya, sarapan yang mengenyangkan, dan datang lebih awal akan membuatmu jauh lebih tenang.</p>
<p>Siapkan juga perlengkapan yang biasanya diminta, seperti pensil 2B, penghapus, rautan, dan pulpen. Kalau tesnya daring, cek koneksi internet, baterai laptop, dan pastikan kamu berada di ruangan yang sepi.</p>
<p>Saat tes berlangsung, dengarkan instruksi pengawas sampai selesai. Banyak peserta kehilangan nilai bukan karena tidak mampu, tetapi karena salah memahami cara menjawab. Kalau ada soal yang sulit, lewati dulu dan kembali jika waktunya masih ada. Untuk tes menggambar, gambarlah dengan wajar dan lengkap, tidak perlu artistik.</p>
<h2>Kesalahan yang Sering Dilakukan Lulusan Baru</h2>
<ul>
<li>Berusaha tampil sempurna di tes kepribadian sehingga semua jawaban terlihat terlalu ideal.</li>
<li>Panik saat melihat peserta lain mengerjakan lebih cepat, padahal setiap orang punya ritme berbeda.</li>
<li>Berhenti di tengah tes ketelitian karena lelah. Konsistensi sampai akhir justru yang dinilai.</li>
<li>Menganggap gagal psikotes berarti tidak berbakat. Sering kali hasilnya hanya menunjukkan profilmu kurang pas untuk posisi tersebut.</li>
</ul>
<h2>Setelah Psikotes, Apa Lagi?</h2>
<p>Jika lolos, tahap berikutnya biasanya wawancara dengan HRD atau calon atasan. Hasil psikotes kadang dipakai sebagai bahan pertanyaan, jadi tetaplah jujur dan konsisten dengan dirimu. Kalau belum berhasil, jangan langsung menyalahkan diri. Catat jenis tes yang terasa berat, lalu perbaiki pelan-pelan untuk kesempatan berikutnya.</p>
<p>Ingat, psikotes hanyalah satu potongan dari proses seleksi. Ijazah, pengalaman organisasi, magang, dan caramu membawa diri saat wawancara tetap punya porsi besar. Dengan persiapan yang wajar dan sikap yang tenang, psikotes pertamamu bisa jadi pengalaman belajar yang berharga di awal karier.</p><p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/cara-menghadapi-psikotes-kerja-pertama/">Cara Menghadapi Psikotes Kerja Pertama bagi Lulusan D3 dan S1</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Memilih Pekerjaan yang Bagus untuk Sarjana</title>
		<link>https://www.pruningshears.us/cara-memilih-pekerjaan-yang-bagus-untuk-sarjana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Darnantya Arnawama]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 17:53:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog Pekerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pruningshears.us/?p=190</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pekerjaan pertama setelah lulus sebaiknya dipilih dengan teliti. Begini cara menimbang kecocokan tugas, stabilitas, gaji, suasana kerja, dan tanda bahaya lowongan.</p>
<p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/cara-memilih-pekerjaan-yang-bagus-untuk-sarjana/">Cara Memilih Pekerjaan yang Bagus untuk Sarjana</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hari wisuda memang terasa seperti garis akhir setelah bertahun-tahun kuliah. Namun begitu toga dilepas, pertanyaan baru langsung muncul: pekerjaan seperti apa yang sebaiknya Anda ambil? Banyak lulusan baru menerima tawaran pertama yang datang, lalu baru sadar beberapa bulan kemudian bahwa pekerjaan itu tidak cocok.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-191" src="https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Tips-memilih-pekerjaan-yang-bagus-untuk-sarjana.-300x180.jpg" alt="Tips Memilih Pekerjaan Yang Bagus Untuk Sarjana." width="300" height="180" srcset="https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Tips-memilih-pekerjaan-yang-bagus-untuk-sarjana.-300x180.jpg 300w, https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Tips-memilih-pekerjaan-yang-bagus-untuk-sarjana..jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Persaingan lulusan baru memang ketat, dan wajar kalau Anda ingin segera bekerja. Meski begitu, memilih dengan sedikit lebih teliti tidak harus membuat Anda lama menganggur. Pekerjaan pertama akan membentuk keterampilan, kebiasaan kerja, dan arah karier beberapa tahun ke depan, jadi layak dipertimbangkan dengan kepala dingin.</p>
<h2>Mulai dari Jurusan, Minat, dan Kemampuan</h2>
<p>Jurusan kuliah adalah titik awal yang paling mudah, tetapi bukan satu-satunya patokan. Banyak sarjana bekerja di bidang yang berbeda dari jurusannya dan tetap berkembang. Yang lebih penting adalah kecocokan antara tugas sehari-hari dengan kemampuan dan minat Anda.</p>
<p>Coba buat tiga daftar sederhana:</p>
<ul>
<li><strong>Kemampuan yang sudah terbukti,</strong> misalnya mengolah data, menulis laporan, atau berbicara di depan orang, lengkap dengan contoh dari tugas kuliah, organisasi, atau magang.</li>
<li><strong>Kegiatan yang membuat Anda betah,</strong> seperti bekerja dengan angka, bertemu banyak orang, atau memecahkan masalah teknis.</li>
<li><strong>Hal yang ingin Anda hindari,</strong> misalnya target penjualan harian atau kerja lapangan setiap hari.</li>
</ul>
<p>Saat membaca iklan lowongan, cocokkan uraian tugasnya dengan ketiga daftar itu. Lowongan yang sesuai dengan dua daftar pertama dan tidak bertabrakan dengan daftar ketiga layak diprioritaskan.</p>
<h2>Periksa Stabilitas dan Prospek Pekerjaan</h2>
<p>Ada sektor usaha yang tumbuh sangat cepat, tetapi tidak semuanya bertahan lama. Sebelum melamar, cari tahu sedikit tentang perusahaannya: sudah berapa lama berdiri, apa produknya, dan bagaimana kabarnya dalam berita beberapa bulan terakhir. Tanyakan juga kepada kenalan yang pernah bekerja di sana bila memungkinkan.</p>
<p>Perhatikan pula jenis kontrak yang ditawarkan. Banyak lulusan baru memulai dengan perjanjian kerja waktu tertentu atau kontrak. Aturannya tercantum dalam <a href="https://peraturan.bpk.go.id/Details/161904/pp-no-35-tahun-2021">PP Nomor 35 Tahun 2021</a>, yang antara lain membatasi jangka waktu kontrak paling lama lima tahun dan mewajibkan pemberi kerja membayar uang kompensasi ketika kontrak berakhir. Mengetahui hal ini membantu Anda membaca surat penawaran dengan lebih teliti dan bertanya bila ada yang kurang jelas.</p>
<h2>Nilai Gaji Secara Utuh</h2>
<p>Gaji tentu penting, tetapi angka di surat penawaran belum menceritakan semuanya. Bandingkan tawaran dengan cara yang lebih lengkap:</p>
<ol>
<li>Hitung biaya hidup di kota tempat kerja, termasuk sewa kamar dan ongkos perjalanan setiap hari.</li>
<li>Tanyakan tunjangan yang diberikan, seperti makan, transportasi, dan jaminan sosial.</li>
<li>Cari tahu jam kerja yang sebenarnya, termasuk kebiasaan lembur.</li>
<li>Tanyakan bagaimana penilaian kinerja dan kenaikan gaji dilakukan.</li>
</ol>
<p>Gaji yang sedikit lebih kecil di tempat yang dekat rumah dan memberi pelatihan bisa jadi lebih menguntungkan daripada gaji besar dengan biaya hidup dan lembur yang tinggi. Pastikan juga kualifikasi Anda memang sesuai dengan posisi yang dilamar, karena di sanalah posisi tawar Anda saat membicarakan gaji.</p>
<h2>Perhatikan Suasana Kerja dan Kesempatan Belajar</h2>
<p>Suasana tempat kerja sangat memengaruhi kenyamanan Anda. Saat wawancara, perhatikan hal-hal kecil: apakah pewawancara datang tepat waktu, apakah pertanyaan Anda dijawab dengan terbuka, dan bagaimana karyawan saling menyapa di ruang tunggu.</p>
<p>Bagi lulusan baru, kesempatan belajar sering lebih berharga daripada fasilitas. Tanyakan siapa yang akan menjadi atasan langsung, apakah ada masa orientasi, dan pelatihan apa yang biasa diberikan pada tahun pertama. Atasan yang mau membimbing akan mempercepat perkembangan Anda jauh lebih banyak daripada kantor yang megah.</p>
<p>Organisasi Perburuhan Internasional menyebut pekerjaan yang baik sebagai <a href="https://www.ilo.org/topics-and-sectors/decent-work-and-2030-agenda-sustainable-development">pekerjaan yang layak</a>, yaitu pekerjaan yang memberi penghasilan wajar, keamanan di tempat kerja, perlindungan sosial, dan kesempatan berkembang. Ukuran ini bisa Anda pakai sebagai daftar periksa sederhana ketika menimbang sebuah tawaran.</p>
<h2>Waspadai Tanda Bahaya</h2>
<p>Sebagian lowongan justru merugikan pelamar. Berhati-hatilah bila Anda menemui hal berikut:</p>
<ul>
<li>Diminta membayar biaya pelatihan, seragam, atau tes sebelum diterima.</li>
<li>Alamat kantor tidak jelas dan komunikasi hanya lewat pesan pribadi.</li>
<li>Uraian tugas sangat kabur, tetapi gaji yang dijanjikan tidak masuk akal tingginya.</li>
<li>Diminta menyerahkan ijazah asli sebagai jaminan tanpa penjelasan tertulis.</li>
</ul>
<h2>Ambil Keputusan dengan Tenang</h2>
<p>Setelah menimbang semua hal di atas, berikan nilai sederhana pada setiap tawaran, misalnya skala satu sampai lima untuk kecocokan tugas, stabilitas, gaji, dan kesempatan belajar. Cara ini membuat perbandingan lebih jernih dan tidak hanya mengikuti perasaan sesaat.</p>
<p>Ingat pula bahwa pekerjaan pertama bukan keputusan seumur hidup. Anggap saja sebagai tempat belajar selama satu sampai dua tahun. Selama Anda terus menambah keterampilan dan menjaga hubungan baik dengan rekan kerja, pintu untuk pekerjaan yang lebih baik akan tetap terbuka.</p><p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/cara-memilih-pekerjaan-yang-bagus-untuk-sarjana/">Cara Memilih Pekerjaan yang Bagus untuk Sarjana</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Peluang Kerja Lulusan D3 Dibandingkan S1?</title>
		<link>https://www.pruningshears.us/bagaimana-peluang-kerja-lulusan-d3-dibandingkan-s1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Darnantya Arnawama]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 17:52:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog Pekerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pruningshears.us/?p=187</guid>

					<description><![CDATA[<p>Para calon mahasiswa saat ini memang semakin diberikan kesulitan didalam menentukan pilihan antara D3 ataukah S1. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena jenjang pendidikan yang anda pilih tersebut ternyata akan menentukan perkerjaan anda di masa depan. Bahkan tidak sedikit dari masyarakat yang bertanya-tanya bagaimana peluang kerja lulusan D3 dibandingkan S1. Perlu anda ketahui apabila D3 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/bagaimana-peluang-kerja-lulusan-d3-dibandingkan-s1/">Bagaimana Peluang Kerja Lulusan D3 Dibandingkan S1?</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Para calon mahasiswa saat ini memang semakin diberikan kesulitan didalam menentukan pilihan antara D3 ataukah S1. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena jenjang pendidikan yang anda pilih tersebut ternyata akan menentukan perkerjaan anda di masa depan. Bahkan tidak sedikit dari masyarakat yang bertanya-tanya bagaimana peluang kerja lulusan D3 dibandingkan S1.</p>
<p>Perlu anda ketahui apabila D3 merupakan diploma 3 dimana melatih mahasiswa berdasarkan dengan keahlian yang dimilikinya sehingga setelah lulus kuliah bisa memperoleh pekerjaan. Sedangkan untuk sarjana merupakan program pendidikan dimana akan lebih menekankan teori dibandingkan dengan praktik dan mengharuskan para mahasiswanya menjalani pendidikan selama 4 tahun.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-188" src="https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Peluang-kerja-lulusan-D3-Yang-bisa-anda-coba-300x169.jpg" alt="Peluang Kerja Lulusan D3 Yang Bisa Anda Coba" width="300" height="169" srcset="https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Peluang-kerja-lulusan-D3-Yang-bisa-anda-coba-300x169.jpg 300w, https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Peluang-kerja-lulusan-D3-Yang-bisa-anda-coba.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Kedua jenjang pendidikan yang satu inipun ternyata juga mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak hanya itu saja, keduanya juga memiliki peluang kerja masing-masing yang bisa anda pilih. Untuk anda yang ingin focus dalam praktis dibandingkan dengan teori maka D3 dapat menjadi pilihan yang terbaik ataupun sebaliknya.</p>
<h2>Peluang Kerja Lulusan D3 yang Bisa Anda Coba</h2>
<p>Walaupun menawarkan banyak peluang pekerjaan, tetapi tidak jarang orangtua masih ingin anaknya mengambil S1 dibandingkan dengan D3. Ha ini bukan tanpa alasan karena dengan mengambil S1 maka akan dianggap memiliki masa depan yang lebih cerah. Padahal sebenarnya, lulusan D3 juga mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan.</p>
<p>Buat yang penasaran bagaimana peluang kerja lulusan D3 dibandingkan S1, berikut ini pekerjaan yang bisa anda pilih.</p>
<ol>
<li><strong>Perpajakan </strong></li>
</ol>
<p>Peluang kerja pertama yang dapat dimasuki oleh para lulusan D3 adalah perpajakan. Perlu anda ketahui apabila terdapat program studi perpajakan dimana mayoritas adalah program D3. Kuliah dengan jurusan ini ternyata juga membutuhkan ketelitian, ketekunan dan daya analisa yang cukup kuat Karena nantinya anda akan bergelut dengan angka dan data.</p>
<p>Adapun lulusan perpajakan D3 inipun juga memiliki peluang kerja cukup luas. Salah satunya adalah dengan menjadi PNS di Dirjen Pajak Indonesia.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Admin </strong></li>
</ol>
<p>Adapun pekerjaan lainnya yang menanti lulusan D3 adalah menjadi admin. Tetapi pekerjaan yang satu ini biasanya akan cukup tergantung dengan industri yang anda masuki tersebut. Keberadaan admin ini sendiri ternyata juga banyak dicari oleh perusahaan besar.</p>
<p>Adapun tugas dari admin disini adalah untuk membuat laporan, rekap data hingga melakukan pengurusan arsip kantor. Untuk anda yang ingin menjadi admin, sebaiknya juga harus teliti karena adanya berkas-berkas penting miliki perusahaan.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Menjadi akuntan </strong></li>
</ol>
<p>Jurusan akuntansi D3 menjadi salah satu jurusan yang paling banyak diminati. Untuk anda yang merupakan lulusan akuntansi, maka anda bisa mencoba mendaftar sebagai seorang akuntan di perusahaan. Keberadaan posisi yang satu ini memang sangat dibutuhkan oleh sebuah perusahaan.</p>
<ol start="4">
<li><strong>Marketing atau sales </strong></li>
</ol>
<p>Seorang ahli marketing ataupun sales memang menjadi salah satu profesi yang paling banyak dicari oleh perusahaan. Karena akan membantu perusahaan untuk meningkatkan penjualan per bulan maupun tahun. Perlu diingat, apabila sekarang menjadi seorang marketing atau sales tidak mengharuskan anda bekerja di lapangan loh. Karena anda sudah bisa melakukannya secara online.</p>
<ol start="5">
<li><strong>Customer service </strong></li>
</ol>
<p>Peluang kerja lainnya dari lulusan D3 adalah menjadi seorang customer service. Ya, keberadaan customer service inipun memang sangat dibutuhkan oleh sebuah perusahaan. Adapun tugas dari seorang customer service adalah memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan.</p>
<p>Buat anda yang ingin memasuki dunia perkuliahan, pasti membutuhkan informasi mengenai bagaimana peluang kerja lulusan D3 dibandingkan S1 bukan? Perlu anda ingat apabila kedua program ini memiliki peluang kerja masing-masing.</p><p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/bagaimana-peluang-kerja-lulusan-d3-dibandingkan-s1/">Bagaimana Peluang Kerja Lulusan D3 Dibandingkan S1?</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Mendapatkan Kerja Cepat Setelah Lulus Kuliah</title>
		<link>https://www.pruningshears.us/tips-mendapatkan-kerja-cepat-setelah-lulus-kuliah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Darnantya Arnawama]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 17:50:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog Pekerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pruningshears.us/?p=184</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah lulusan kuliah, ternyata belum menjadi akhir dari perjuangan anda. Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena setamat kuliah maka anda akan berhadapan langsung dengan perjuangan yang nyata yakni ketika mencari pekerjaan. Agar dapat memperoleh pekerjaan dengan mudah, tidak jarang para fresh graduate akan mencari tips mendapatkan kerja cepat setelah lulusa kuliah. Seperti yang sudah diketahui, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/tips-mendapatkan-kerja-cepat-setelah-lulus-kuliah/">Tips Mendapatkan Kerja Cepat Setelah Lulus Kuliah</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lulusan kuliah, ternyata belum menjadi akhir dari perjuangan anda. Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena setamat kuliah maka anda akan berhadapan langsung dengan perjuangan yang nyata yakni ketika mencari pekerjaan. Agar dapat memperoleh pekerjaan dengan mudah, tidak jarang para fresh graduate akan mencari tips mendapatkan kerja cepat setelah lulusa kuliah.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-185" src="https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Tips-mendapatkan-kerja-cepat-setelah-lulus-kuliah-300x200.jpg" alt="Tips Mendapatkan Kerja Cepat Setelah Lulus Kuliah" width="300" height="200" srcset="https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Tips-mendapatkan-kerja-cepat-setelah-lulus-kuliah-300x200.jpg 300w, https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Tips-mendapatkan-kerja-cepat-setelah-lulus-kuliah-449x300.jpg 449w, https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Tips-mendapatkan-kerja-cepat-setelah-lulus-kuliah.jpg 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Seperti yang sudah diketahui, mendapatkan pekerjaan dengan cepat setela lulus kuliah ternyata tidaklah semudah yang ada di bayangan. Hal tersebu t bukan tanpa alasan karena semakin tingginya persaingan kerja dan tentunya juga cukup ketat. Memang rasanya cukup mustahil, anda bisa memperoleh pekerjaan ketika baru pertama kali melamar pekerjaan.</p>
<h2>Tips Mendapatkan Kerja Cepat Setelah Lulus Kuliah</h2>
<p>Tetapi anda tidak perlu khawatir pasalnya anda bisa dengan muda mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah. Adapun syaratnya adalah mempunyai persiapan yang matang terlebih dahulu. Adapun kesalahan dari para lulusan fresh graduate adalah tidak mempersiapkan dengan baik ketika akan melamar pekerjaan. Daripada bingung, berikut ini beberapa tips mendapatkan kerja cepat setelah lulus kuliah.</p>
<ol>
<li><strong>Menyiapkan portofolio dengan baik </strong></li>
</ol>
<p>Langkah awal yang harus anda siapkan ketika ingin melamar pekerjaan adalah dengan menyiapkan portofolio dengan baik. Perlu anda ingat apabila portofolio yang anda lampirkan tersebut ternyata dapat memberikan anda nilai lebih di mata pihak perusahaan. Tidak heran apabila ini akan membuat surat lamaranmu dijadikan sebagai bahan pertimbangan para HRD.</p>
<p>Adapun portofolio tersebut dapat berupa akademis dan non akademis. Disini, anda bisa mencoba menyiapkan lembar nilai akademik dan sertifikat lomba. Sedangkan untuk sertifikat seperti seminar kewirausahaan dapat dimasukkan ke dalam portofolio non akademis. Semakin banyak portofolio maka akan meningkatkan peluang anda memperoleh pekerjaan dengan cepat.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Jangan hanya terpaku pada teori tetapi praktik </strong></li>
</ol>
<p>Tidak bisa dipungkiri apabila sebagian besar mahasiswa di Indonesia memang akan lebih mengutamakan teori dibandingkan dengan praktik. Padahal didalam dunia pekerjaan nantinya akan membutuhkan praktik dan team work. Hal ini jelas akan berhubungan langsung dengan nilai jual dari suatu produk.</p>
<p>Itulah mengapa selagi, anda masih berada di bangku kuliah, sebaiknya menggali lebih dalam kemampuan softskill. Selain itu, anda juga bisa mencoba untuk lebih aktif ketika magang bekerja. Dengan aktif magang inilah akan memberikan nilai lebih kepada anda.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Cobalah perbanyak relasi </strong></li>
</ol>
<p><strong>Tips mendapatkan kerja cepat setelah lulus </strong>berikutnya adalah cobalah lebih banyak memperbanyak relasi pertemanan. Hubungan relasi yang luas itulah ternyata akan memberikan kemudahan buat anda didalam memperoleh pekerjaan.</p>
<p>untuk memperoleh relasi tersebut ternyata tidak harus ikut suatu organisasi terlebih dahulu. Tetapi anda juga bisa mencoba untuk ikuti komunitas tertentu dan tentunya sesuai dengan jurusan yang anda miliki tersebut.</p>
<ol start="4">
<li><strong>Membuat CV yang kreatif mungkin </strong></li>
</ol>
<p>Salah satu bahan pertimbangan perusahaan apakah ingin merekrut anda atau tidak adalah CV yang anda sertakan tersebut. Disinilah pentingnya untuk memperhatikan CV yang akan anda sertakan. Ada baiknya didalam membuat CV tidak hanya kreatif tetapi juga berisi informasi yang jujur dan dapat memperlihatkan bagaimana kepribadianmu.</p>
<ol start="5">
<li><strong>Cobalah mencari lowongan kerja sebanyak mungkin </strong></li>
</ol>
<p>Perlu diingat apabila terdapat banyak sekali lowongan pekerjaan yang membutuhkanmu. Tetapi apabila anda tidak cepat dan gesit, maka anda bisa kehilangan peluang pekerjaan tersebut. Untuk itulah sebaiknya mencari lowongan pekerjaan yang sebanyak mungkin.</p>
<p>Memiliki pekerjaan dengan cepat setelah lulus kuliah tentu menjadi keinginan banyak para fresh graduate bukan? demikian beberapa tips mendapatkan kerja cepat setelah lulus yang wajib untuk disiapkan.</p>
<p>Berikut referensi website terkait pekerjaan yang bagus:</p>
<table style="border-collapse: collapse; width: 294,62pt;" border="0" width="491" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr style="height: 14,40pt;">
<td class="et1" style="height: 14,40pt; width: 294,70pt;" width="491" height="24"><a title="https://developer.jabra.com/forums/user/profile/13151.page" href="https://developer.jabra.com/forums/user/profile/13151.page">https://developer.jabra.com/forums/user/profile/13151.page</a></td>
</tr>
<tr style="height: 14,40pt;">
<td class="et1" style="height: 14,40pt;" height="24"><a title="https://conifer.rhizome.org/saptomo4" href="https://conifer.rhizome.org/saptomo4">https://conifer.rhizome.org/saptomo4</a></td>
</tr>
<tr style="height: 14,40pt;">
<td class="et1" style="height: 14,40pt;" height="24"><a title="https://piqs.de/user/hardiatmo4/" href="https://piqs.de/user/hardiatmo4/">https://piqs.de/user/hardiatmo4/</a></td>
</tr>
<tr style="height: 14,40pt;">
<td class="et1" style="height: 14,40pt;" height="24"><a title="https://notionpress.com/author/402282" href="https://notionpress.com/author/402282">https://notionpress.com/author/402282</a></td>
</tr>
<tr style="height: 14,40pt;">
<td class="et1" style="height: 14,40pt;" height="24"><a title="https://spinninrecords.com/profile/sanjoyo5" href="https://spinninrecords.com/profile/sanjoyo5">https://spinninrecords.com/profile/sanjoyo5</a></td>
</tr>
<tr style="height: 14,40pt;">
<td class="et1" style="height: 14,40pt;" height="24"><a title="https://www.teachertube.com/user/channel/guntur8" href="https://www.teachertube.com/user/channel/guntur8">https://www.teachertube.com/user/channel/guntur8</a></td>
</tr>
<tr style="height: 14,40pt;">
<td class="et1" style="height: 14,40pt;" height="24"><a title="https://flow.page/handito8" href="https://flow.page/handito8">https://flow.page/handito8</a></td>
</tr>
<tr style="height: 14,40pt;">
<td class="et1" style="height: 14,40pt;" height="24"><a title="https://www.ilch.de/user-details-33200.html" href="https://www.ilch.de/user-details-33200.html">https://www.ilch.de/user-details-33200.html</a></td>
</tr>
<tr style="height: 14,40pt;">
<td class="et1" style="height: 14,40pt;" height="24"><a title="https://bibliocrunch.com/profile/subono8" href="https://bibliocrunch.com/profile/subono8">https://bibliocrunch.com/profile/subono8</a></td>
</tr>
<tr style="height: 14,40pt;">
<td class="et1" style="height: 14,40pt;" height="24"><a title="https://forum.jbonamassa.com/profile.php?id=9895903" href="https://forum.jbonamassa.com/profile.php?id=9895903">https://forum.jbonamassa.com/profile.php?id=9895903</a></td>
</tr>
</tbody>
</table><p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/tips-mendapatkan-kerja-cepat-setelah-lulus-kuliah/">Tips Mendapatkan Kerja Cepat Setelah Lulus Kuliah</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jurusan Kuliah yang Mempunyai Kesempatan Kerja Banyak</title>
		<link>https://www.pruningshears.us/jurusan-kuliah-yang-mempunyai-kesempatan-kerja-banyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Darnantya Arnawama]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 17:49:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog Pekerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pruningshears.us/?p=181</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagi Anda yang baru saja lulusan dari SMA dan akan melanjutkan ke pendidikan lebih tinggi, tentu memilih jurusan dengan cermat memang menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan bukan. Didalam memilih jurusan, sebaiknya juga harus disesuaikan dengan keahlian dan kemampuan masing-masing. Disamping itu, terdapat beberapa jurusan kuliah yang mempunyai kesempatan kerja banyak. Tidak bisa dipungkiri [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/jurusan-kuliah-yang-mempunyai-kesempatan-kerja-banyak/">Jurusan Kuliah yang Mempunyai Kesempatan Kerja Banyak</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi Anda yang baru saja lulusan dari SMA dan akan melanjutkan ke pendidikan lebih tinggi, tentu memilih jurusan dengan cermat memang menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan bukan. Didalam memilih jurusan, sebaiknya juga harus disesuaikan dengan keahlian dan kemampuan masing-masing. Disamping itu, terdapat beberapa jurusan kuliah yang mempunyai kesempatan kerja banyak.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-182" src="https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Jurusan-Kuliah-Yang-Mempunyai-Kesempatan-Kerja-Banyak-300x169.jpg" alt="Jurusan Kuliah Yang Mempunyai Kesempatan Kerja Banyak" width="300" height="169" srcset="https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Jurusan-Kuliah-Yang-Mempunyai-Kesempatan-Kerja-Banyak-300x169.jpg 300w, https://www.pruningshears.us/wp-content/uploads/2021/01/Jurusan-Kuliah-Yang-Mempunyai-Kesempatan-Kerja-Banyak.jpg 500w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Tidak bisa dipungkiri apabila jurusan yang akan diambil sewaktu kuliah memang tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena jurusan tersebut memang akan menjadi salah satu penentu masa depan anda tersebut. Tentunya, anda tidak ingin bukan salah didalam memilih jurusan selama kuliah?</p>
<h2>Jurusan Kuliah Dengan Peluang Kerja Paling Banyak</h2>
<p>Untuk anda Yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan mudah setelah menyelesaikan bangku perkuliahan, berikut ini loh beberapa daftar jurusan kuliah yang mempunyai kesempatan kerja banyak yang bisa anda coba.</p>
<ol>
<li><strong>Pendidikan dokter </strong></li>
</ol>
<p>Jurusan kuliah pertama dimana memiliki peluang kerja banyak adalah pendidikan dokter ini. Hal ini bukan tanpa alasan karena di masa mendatang, kita tentu akan membutuhkan banyak dokter bukan? Tidak hanya dokter umum saja tetapi juga dokter-dokter spesialis.</p>
<p>Selain itu, keberadaan dokter inipun juga semakin dibutuhkan oleh masyarakat terutama di masa pandemi seperti ini. Untuk anda yang memiliki background sains, bisa sekali untuk masuk ke jurusan kedokteran ini.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Ilmu komunikasi </strong></li>
</ol>
<p>Adapun <strong>jurusan kuliah yang mempunyai kesempatan kerja banyak </strong>selanjutnya adalah ilmu komunikasi ini. Di era modern ini, berbagai macam industri kreatif memang sedang gencar-gencarnya digalakan. Hal ini bukan tanpa alasan karena memang banyak bisnis yang harus kreatif ketika memasarkan produk yang dimiliki.</p>
<p>Lulusan ilmu komunikasi inipun ternyata juga dibutuhkan oleh banyak perusahaan dimana mempunyai public speaking yang bagus. Perlu diingat apabila tidak semua orang memang memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang anda miliki, anda bisa mencoba pekerjaan yang berkaitan dengan public speaking.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Ilmu ekonomi </strong></li>
</ol>
<p>Sudah bukan menjadi rahasia lagi apabila lulusan ilmu ekonomi memang memiliki peluang untuk memperoleh pekerjaan yang banyak. Berbicara mengenai jurusan yang paling banyak diminati, jurusan ekonomi ini adalah salah satunya. Untuk anda yang memilih jurusan satu ini, ada banyak jenis pekerjaan yang bisa dipilih.</p>
<p>Adapun pekerjaan tersebut diantaranya adalah di bidang perbankan, sebagai ahli akuntansi, ahli keuangan dan masih banyak lagi. Tentunya, banyak perusahaan yang membutuhkan para lulusan ilmu ekonomi ini.</p>
<ol start="4">
<li><strong>Jurusan ilmu hukum </strong></li>
</ol>
<p>Anda ingin masuk hukum tetapi masih ragu? Sebaiknya anda harus membuang-buang jauh keraguan tersebut. Pasalnya, jurusan ilmu hukum ini ternyata juga mempunyai peluang kerja yang cukup banyak. Hal itu bukan tanpa alasan karena hampir semua perusahaan besar memang membutuhkan seorang legal officer dimana akan sangat berhubungan dengan hukum yang ada di Indonesia.</p>
<ol start="5">
<li><strong>Teknik mesin </strong></li>
</ol>
<p>Jurusan lainnya yang memiliki peluang pekerjaan banyak adalah teknik mesin ini. Untuk anda yang suka melakukan perhitungan, maka jurusan yang satu ini sepertinya sangat cocok untuk anda loh.</p>
<p>Lulusan teknik mesin sendiri ternyata dibutuhkan oleh banyak industri pekerjaan mulai dari mesin pabrik, kendaraan bermotor dan masih banyak lagi. Nah, agar mesin tersebut dapat digunakan dengan baik, maka keberadaan ahli teknik mesin akan sangat dibutuhkan.</p>
<p>Memilih jurusan ketika kuliah memang tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Hal ini tidak lain agar anda tidak salah dalam memilih. Jangan lupa mempertimbangkan jurusan kuliah yang mempunyai kesempatan kerja banyak diatas.</p><p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/jurusan-kuliah-yang-mempunyai-kesempatan-kerja-banyak/">Jurusan Kuliah yang Mempunyai Kesempatan Kerja Banyak</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Adaptasi di Tempat Kerja Baru</title>
		<link>https://www.pruningshears.us/cara-adaptasi-di-tempat-kerja-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Darnantya Arnawama]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 17:43:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog Pekerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pruningshears.us/?p=176</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah diterima oleh sebuah perusahaan? Jangan merasa lega terlebih dahulu karena anda harus melakukan adaptasi dengan tempat kerja baru anda tersebut. Tidak melakukan cara adaptasi di tempat kerja dengan baik biasanya justru akan membawa malapetaka tersendiri. Salah satunya adalah anda mungkin tidak akan disukai oleh karyawan yang lainnya. Tidak bisa dipungkiri apabila memasuki tempat kerja baru, memang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/cara-adaptasi-di-tempat-kerja-baru/">Cara Adaptasi di Tempat Kerja Baru</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah diterima oleh sebuah perusahaan? Jangan merasa lega terlebih dahulu karena anda harus melakukan adaptasi dengan tempat kerja baru anda tersebut. Tidak melakukan <strong>cara adaptasi di tempat kerja </strong>dengan baik biasanya justru akan membawa malapetaka tersendiri. Salah satunya adalah anda mungkin tidak akan disukai oleh karyawan yang lainnya.</p>
<p>Tidak bisa dipungkiri apabila memasuki tempat kerja baru, memang terdapat banyak hal yang harus anda persiapkan dengan baik bukan seperti iklim kerja, lingkungan pertemanan, bos baru, hingga tanggung jawab baru dimana terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi seseorang. Bahkan di hari pertama, kemungkinan besar siapapun akan merasa cemas ketika bekerja bukan?</p>
<h2><strong>Cara Adaptasi di Tempat Kerja Baru</strong></h2>
<p>Inilah yang menjadi alasan mengapa kemampuan dalam beradaptasi yang baik memang sangat dibutuhkan oleh karyawan baru. Semakin cepat anda melakukan adaptasi maka anda dapat bekerja dengan maksimal. Berikut beberapa <strong>cara adaptasi di tempat kerja </strong>baru yang wajib diketahui</p>
<ol>
<li><strong>Jangan lupa focus dalam proses perkenalan</strong></li>
</ol>
<p>Anda tidak akan bisa bekerja dengan sendirian tanpa membutuhkan orang lain di tempat kerja bukan? Inilah sebabnya jangan sampai lupa untuk menaruh focus anda tersebut ke dalam proses perkenalan. Pada saat awal bekerja, tentu anda akan memperoleh bimbingan dari tim HRD bukan?</p>
<p>Anda tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Cobalah untuk mengenal lebih dalam mengenai perusahaan tersebut mulai dari karyawan, struktur organisasi, aktivitas bisnis didalamnya, visi dan misi hingga lingkungan departemen dimana anda ditempatkan.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Mencoba lebih tenang</strong></li>
</ol>
<p>Menjadi seorang pekerja baru, maka kemungkinan besar anda akan menjadi pusat perhatian bukan. Walaupun hal tersebut cukup wajar karena orang lain ingin mengenal diri anda, tetapi perhatian tersebut memang terkadang membuat kita merasa tidak nyaman. Untuk itulah, sebaiknya anda tetap harus tenang dan tetaplah berbaur dengan mereka.</p>
<p>Pada saat inilah, juga bisa menjadi kesempatan bagi anda untuk membangun jalinan pertemanan lebih luas di tempat kerja baru. Dengan adanya teman yang banyak di tempat kerja maka anda akan lebih mudah melakukan adaptasi lainnya.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Perhatikan cara anda berbicara</strong></li>
</ol>
<p><strong>Cara adaptasi di tempat kerja </strong>yang baru berikutnya adalah dengan memperhatikan bagaimanakah cara berbicara. Cobalah untuk menjaga volume berbicara anda dengan cara yang sama. Sebagai contohnya, apabila anda memiliki tugas untuk berbicara dengan pelan, maka jangan sesekali mencoba untuk berteriak karena akan membuat orang lain tidak nyaman. Demikian sebaliknya.</p>
<ol start="4">
<li><strong>Bersikap sopan ketika bertemu dengan siapa saja</strong></li>
</ol>
<p>Tips lainnya agar anda mudah melakukan adaptasi di tempat kerja adalah dengan bersikap sopan ketika bertemu siapa saja. Sebagai contohnya apabila anda tengah bertemu dengan bos maka anda bisa menyapanya dengan sopan.</p>
<p>Selain itu, usahkan untuk tidak buang muka ketika tengah bertemu dengan siapa saja. Siap buang muka ketika tengah bertemu dengan orang lain dianggap sebagai sikap yang tidak baik.</p>
<ol start="5">
<li><strong>Hindari melakukan complain</strong></li>
</ol>
<p>Sebagai seorang newbie di tempat kerja, sebaiknya anda juga harus menghindarkan diri anda buat melakukan complain. Tidak bisa dipungkiri apabila di minggu-minggu awal, anda kemungkinan akan menemukan hal yang membuat tidak nyaman bukan? nah, pada momen inilah sebaiknya anda menghindarkan diri anda buat melakukan complain.</p>
<p>Melakukan adaptasi di tempat kerja memang menjadi kewajiban tersendiri bagi para karyawan baru agar dapat bekerja dengan maksimal. Demikian beberapa <strong>cara adaptasi di tempat kerja </strong>baru yang wajib diterapkan.</p><p>The post <a href="https://www.pruningshears.us/cara-adaptasi-di-tempat-kerja-baru/">Cara Adaptasi di Tempat Kerja Baru</a> first appeared on <a href="https://www.pruningshears.us">PruningShears</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
